Virus Corona dan Penangguhan Visa Umroh

visa umroh

Sejak Virus Corona atau covid-19 mewabah yang di mulai dari Tiongkok dan terkahir di update sudah menyebar kebanyak negara, sekitar 50 negara sudah ditemukan virus corona.

Di akhir bulan Februari 2020 berimbas kepada Saudi Arabia. Dan akhirnya pada tanggal 27 Februari 2020 Otortitas Kerajaan Saudi arabia mengeluarkan kebijakan yang mengejutkan Travel umroh dan para calon jamaah umroh, kebijakan tersebut adalah Penangguhan sementara penerbitan Visa Umroh.

Kebijakan ini tidak hanya untuk Jamaah umroh asal Indonesia, tapi juga kepada negara-negara lain yang diyakini oleh Saudia Arabia akan membawa masuk virus corona.

Otbreak Covid 19

Dengan ditangguhkannya visa umroh ini, membuat calon jamaah umroh gagal berangkat, yang belum terbang, Maskapai membatalkan penerbangannya menuju Saudi Arabia bahkan yang sudah terlanjur terbangpun tertahan di Jeddah dan yang menggunakan rute penerbangan transit juga tidak bisa menuju Saudi Arabia dan dalam proses pemulangan ke Indonesia

Langkah Mengahadapi Penangguhan Visa Umroh

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa, visa adalah dokumen yang harus dipunyai jika kita akan berkunjung ke negara lain, maka dengan hal ini tidak hanya berimbas kepada calon jamaah umroh yang siap berangkat atau dalam proses keberangkatan dalam waktu dekat ini seperti di bulan Maret 2020 tapi juga berimbas langsung kepada Travel-travel umroh sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umroh.

Untuk di ketahui bahwa, rata-rata travel umroh sudah melakukan pembayaran kepada pihak-pihak terkait dengan perjalanan umroh ini, seperti Maskapai, Hotel, Bus, Catering, Visa Umroh dan hal hal yang lain. Dengan kejadian Kaharr (Force majeure) ini travel akan berkordinasi dengan Kemenag sebagai regulator, asosiasi, Maskapai dan lain lain untuk meminimalisir kerugian dampak corona ini. Travel- Travel umroh berharap agar tiket pesawat, Hotel, Akomodasi dan Visa umroh yang sduah dibayarkan tidak hangus begitu saja, kalaupun tidak bisa refund atau pengambilan dana paling tidak bisa untuk penjadwalan ulang tanpa tambahan biaya.

Untuk calon jamaah umroh yang tidak jadi berangkat maka di harapkan sebagai berikut :

  1. Memahami kondisi kahar saat ini
  2. Untuk bersabar mengikuti arahan dari Kemenag dan atau Travel
  3. Bersedia untuk mengikuti penjadwalan ulang
  4. Kembali ke rumah masing untuk menunggu perkembangan selanjutnya.
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Artikel yang lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *